Mengenal Andy Byers, Penggagas Talular (Teaching and Learning Using Locally Avalilable Resources)

Mengenal Andy Byers, Penggagas Talular (Teaching and Learning Using Locally Avalilable Resources)

Selalu saja ada anomali dalam kehidupan. Dan orang-orang yang menempuh jalan berbeda dari orang-orang kebanyakan. Mereka mempunyai gagasan-gagasan berbeda untuk menyelesaikan masalah, yang kemudian diwujudkan dalam aksi nyata. Merekalah yang kemudian, meminjam istilah Steve Jobs, membuat lekukan di alam semesta.

Dalam dunia pendidikan pun demikian. Di tengah opini umum tentang pentingnya pendidikan berstandar internasional, yang terjebak pada ukuran fasilitas fisik dan bilingual, ada orang-orang yang menyerukan gagasan berbeda. Ajakan untuk kembali kepada substansi pembelajaran yang memanusiakan manusia. Maka kita mengenal sosok-sosok hebat semacam John Dewey dan Paulo Freire. Di Indonesia kita mengenal Lendo Novo dengan gerakan sekolah alam yang digagasnya.

Kesan yang sama saya dapatkan dari sosok Andy Byers, penggagas Talular. Belum kenal Talular? Baiklah. Talular adalah singkatan dari Teaching and Learning Using Locally Avalilable Resources. Istilah Talular diperkenalkan Andy Byers, dia lebih senang dipanggil Andy, untuk merujuk pada metode pembelajaran yang menggunakan sumber yang terdapat di lingkungan sekitar. Jika Anda ingin mengetahui lebih jauh tentang Talular silahkan baca tulisan ini: Tertular Talular.

Perkenalan saya dengan Andy bermula dari kunjungan dia bersama tim British Council Indonesia ke Sekolah Alam Bogor pada bulan September 2011. Kunjungan itu berlanjut dengan kegiatan workshop Talular, juga bertempat di Sekolah Alam Bogor, yang diikuti 30 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Selama sepekan, Andy bersama Bu Itje dan Pak Toto dari British Council, menjadi fasilitator kegiatan tersebut. Karena saya tuan rumah, otomatis saya pun ikut melayani dan membantu kegiatan mereka, sehingga saya punya kesempatan mengenal lebih jauh tentang Talular dan, tentu saja, Andy.

Andy lahir dari keluarga pendidik. Ibunya adalah guru yang mengajar di sebuah sekolah di Inggris. Jejak sang ibu akhirnya juga diikuti Andy. Setelah beberapa tahun menjadi guru di Inggris, ia hijrah ke Afrika untuk membantu program peningkatan kualitas pendidikan di beberapa negara. Dari sanalah Andy, bersama teman-teman lokalnya, mengembangkan dan memopulerkan Talular. Keterbatasan sarana dan fasilitas pendidikan di negara-negara Afrika, menjadikan Talular menemukan relevansinya. Tidak heran, di Malawi dan Zambia, Talular telah diadopsi oleh Departemen Pendidikan negara-negara tersebut.

Saya mengenal Andy sebagai seorang yang low profile dan tulus. Berulang kali ia menegaskan bahwa Talular hanyalah istilah baru untuk sesuatu yang telah ada sejak lama. Orang tua dan guru-guru kita sejatinya sejak dulu telah memraktekkan Talular. Karena itu, ia pun mempersilahkan siapa pun untuk menyebarkan Talular berikut aneka materi hasil karyanya. “No copyright!”, tegasnya.

Permintaan Andy untuk memindahkan tempat workshop dari sebuah hotel di Jakarta ke Sekolah Alam Bogor menjadi cerita tersendiri. Ia dengan tulus mengapresiasi model pembelajaran yang telah dikembangkan di Sekolah Alam Bogor. Apalagi ketika melihat Bank Sampah, ia sangat antusias. “Wow, it’s a Talular Bank!” serunya. Karena itu, ia meminta British Council untuk memindahkan empat hari kegiatan workshop ke Sekolah Alam Bogor. Dua hari kegiatan tetap diadakan di Jakarta, karena berbentuk Webinar yang langsung dihadiri CEO British Council, Mr. Martin Davidson.

Bagi saya, bertemu Andy Byers seperti bertemu dengan kawan lama. Mungkin karena kami memiliki frekuensi yang sama. Kesamaan gagasan yang diusung dan nilai-nilai perjuangan yang dipegang. Talular adalah sekolah alam, dan Andy adalah salah seorang guru sekolah alam yang hebat. Thanks, Andy!

http://teravisi.blogdetik.com/2011/10/19/mengenal-andy-byers-penggagas-talular/

About rhayent23ukm

orang biasa yang mencoba menjadi orang yang luar biasa

Posted on March 1, 2013, in pernak pernik. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: