Guru dan dokter

 

Pekerjaan menjadi Guru atau Dokter adalah pekerjaan para Nabi. Pekerjaan menggembalakan, mendidik dan menyembuhkan ummat merupakan pekerjaan luhur sepanjang perjalanan sejarah hidup manusia sejak zaman Nabi Adam as.

Sifat-sifat pada Nabi beserta mukjizatnya, sepanjang sejarah adalah sifat-sifat dan keajaiban yang ada pada sosok Guru dan Dokter. Kepedulian dan Pembelaan, Bimbingan dan Pencerahan serta Peringatan, Kelemahlembutan dan kasih sayang, Penyembuhan dan Penyebaran Keberkahan merupakan karakteristik peran Kenabian yang kemudian melekat pada peran sosok Guru dan Dokter.

Sejarah panjang kemerdekaan negeri-negeri tertindas adalah sejarah perlawanan yang diawali Guru dan Dokter. Di Indonesia kita mengenal kelompok Guru pejuang, sejak dari Sekolah Guru Muhammadiyah , AlIrsyad, Taman Siswa dan sebagainya. Sosok Achmad Dahlan, Ki Hadjar, Bung Hatta, Pak Dirman, misalnya adalah sosok seorang guru dalam arti sesungguhnya dan arti yg lebih luas.

Di India sosok Guru pejuang bisa kita temui pada Rabrindanath Tagore, Gandhi dll. Kitapun mengenal kelompok Dokter pejuang seperti Budi Utomo, dsbnya. Di Indonesia ada DR Wahidin Sudiro Husodo, di Filipina kita mengenal DR Jose Rizal.

Para Guru dan Dokter ini bukan penguasa yang memiliki angkatan perang yang hebat, bukan pula pengusaha konglomerat yang memiliki kemampuan mengendalikan apapun dengan hartanya. Namun mereka memiliki keteladanan dalam perjuangan dan kesederhanaan. Perjuangan nyata yang bukan ilusi, namun peran-peran profetik atau peran Kenabian.

Lihatlah Mahatma Gandhi di India, Syaikh Ahmad Yasin di Palestina dll betapa dicintai rakyatnya, ada kekuatan spiritual yang mampu dihidupkan melalui peran2 Kenabian yang dijalankan.

Jangan lihat tubuh ringkih dan lemah para guru pahlawan itu, tetapi lihatlah keteladanan dan kesederhanaan yang meletupkan energi perubahan yang menjalari jutaan orang yg dipimpinnya. Bila Gandhi menoleh ke kanan, maka ada jutaan rakyat India yang bersedia menoleh ke kanan. Bila Gandhi terlentang d jalan, maka ada jutaan rakyat India yang bersedia ikut terlentang di jalan.

Hari ini kita saksikan bahwa sulit mencari peran-peran kenabian/profetik pada sosok Guru dan Dokter. Guru dan Dokter, kini, adalah profesi dunia industri yang pahalanya diukur dari jam mengajar dan jam praktek atau jam-jam transaksional. Jihadnya diukur dari target penjualan bahan ajar maupun obat farmasi.

Sepanjang tidak mengorbankan idealisme dan menggadaikan penderitaan Ummat, tentunya tidak salah menerima kompensasi atas jasa profesional dan profesi sebagai pengganti waktu2 mencari nafkah bagi keluarganya, namun sejatinya peran-peran Kenabiannya tetap menjadi keutamaan kesejatiannya.

Memberi layanan Pendidikan atau layanan Kesehatan/Pengobatan, sesungguhnya bukan peran-peran utama dari Guru dan Dokter, itu semua hanyalah sarana menuju peran sejati yg sesungguhnya, yaitu peran pengganti bagi peran Kenabian. Pendidikan sejatinya melahirkan peran-peran untuk menebarkan rahmat bagi semesta alam, peran-peran khilafah untuk memberi solusi pemberdayaan masyarakat, peran-peran wasith (ummatan wasathon) berupa advokasi pembelaan bagi kaum miskin tertindas, peran-peran khoiru ummah yaitu peran perubahan zaman menuju kepada zaman yang lebih baik.

Jadi peran Guru dan Dokter adalah bukan mendidik dan menyembuhkan saja, lalu menjalaninya sampai mati, namun peran Guru dan Dokter adalah memunculkan peran-peran Kenabian dalam dirinya lalu menjadi pahlawan bagi sekitarnya kemudian istiqomah dan mati dalam keadaan demikian.

Huwallahu A’lam

Harry santosa

About rhayent23ukm

orang biasa yang mencoba menjadi orang yang luar biasa

Posted on October 18, 2011, in pernak pernik. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: